Sepertiga Akhir Kehidupan
Seri Tulisan

Sepertiga Akhir Kehidupan

Setiap manusia memiliki jalan hidup yang berbeda. Tidak semua dilahirkan dengan kesempatan yang sama, tidak semua melewati jalan yang mudah, dan tidak semua sampai di tujuan dengan cara yang serupa. Namun di balik segala perbedaan itu, kita memiliki banyak kesamaan: kita pernah gagal, pernah berharap, pernah kehilangan, pernah bersyukur, dan suatu hari nanti, kita semua akan menua. Jika di dalamnya Anda menemukan sepotong kisah yang terasa seperti kisah Anda sendiri, mungkin itulah cara Tuhan mengingatkan bahwa pelajaran hidup tidak hanya datang dari pengalaman kita, tetapi juga dari perjalanan orang lain

15 Artikel

Kita Semua Akan Tua, Maka Belajarlah dari Mereka

Dulu saya sering melihat orang tua di sekitar saya — yang jalannya pelan, ucapannya kadang diulang, dan aktivitasnya mulai terbatas. Waktu muda, saya hanya melihat mereka dari kejauhan. Saya hormati, tapi belum tentu saya pahami. Tapi sekarang, ketika usia saya...

Baca Selengkapnya →

Saya Ingin Dekat dengan Anak Tanpa Mengganggu Mereka

Sekarang anak-anak saya sudah remaja.Ada yang duduk di akhir SMP, ada yang menjelang bangku kuliah.Meski Mereka masih tinggal bersama saya, tapi saya tahu… dunia mereka sudah mulai bergeser.Bukan lagi tentang minta dibelikan mainan atau minta ditemani belajar,tapi mulai sibuk dengan...

Baca Selengkapnya →

Ketika Anak-Anak Tidak Lagi Minta Diantar Sekolah

Dulu, setiap pagi adalah rutinitas.Bangun lebih awal, siapkan bekal, lalu antar anak ke sekolah.Kadang dalam perjalanan mereka bercerita, kadang diam.Kadang saya sempat menasihati, kadang menyimak cerita ringan. Pernah satu kali, saya merasa lelah dan mengeluh kecil dalam hati:"Kapan mereka bisa...

Baca Selengkapnya →

Tobat

Saya tidak pandai berkata-kata soal tobat.Tidak pernah merasa cukup baik untuk berkata "saya sudah berubah."Tapi dalam hati, ada ruang yang terus saya isi dengan penyesalan untuk mengingat bahwa saya pernah jauh, dan Allah masih memberi waktu untuk dekat. Terkadang saya...

Baca Selengkapnya →

Tuhan Tidak Pernah Jauh, Saya Saja yang Sibuk

Dulu saya sering merasa jauh dari Tuhan.Bukan karena tidak percaya, bukan karena membenci, tapi karena terlalu sibuk.Sibuk mengejar dunia.Sibuk menyelesaikan pekerjaan.Sibuk mengurus ini dan itu.Sampai-sampai… saya lupa bahwa ada yang selalu menunggu saya untuk pulang. Saya datang ke masjid hanya...

Baca Selengkapnya →

Bukan Lagi Tentang Banyaknya Doa, Tapi Dalamnya Sujud

Dulu, saya sering mengukur ibadah dari jumlahnya.Berapa banyak doa yang saya panjatkan.Berapa panjang dzikir yang saya ulang.Berapa halaman Al-Qur’an yang saya baca dalam sehari.Dan berapa banyak target ibadah yang bisa saya selesaikan dalam seminggu. Tapi seiring waktu, terutama ketika usia...

Baca Selengkapnya →