#13 – Menjadi Penonton dari Jauh

"Tidak semua orang yang kita sayangi ditakdirkan berjalan bersama kita. Sebagian hanya ditakdirkan untuk kita doakan dari kejauhan." Setelah malam itu, tidak ada keajaiban yang tiba-tiba mengubah segalanya. Aku tidak bangun keesokan harinya lalu mendapati semua perasaan itu hilang. Aku...

Baca Selengkapnya →

#16 – Namamu Masih Ada dalam Doaku

"Ada nama yang tidak lagi kita sebut dalam percakapan, tetapi masih sesekali hadir dalam doa." Aku pernah berpikir bahwa suatu hari namamu akan benar-benar hilang dari hidupku. Bukan karena aku menginginkannya. Melainkan karena itulah yang biasanya dilakukan waktu terhadap banyak...

Baca Selengkapnya →

#15 – Aku Belajar Mencintai Tanpa Memiliki

"Tidak semua cinta meminta untuk digenggam. Sebagian hanya meminta untuk dijaga agar tetap tulus." Jika seseorang mengatakan kepadaku bertahun-tahun yang lalu bahwa aku akan belajar mencintai tanpa memiliki, mungkin aku tidak akan mempercayainya. Karena pada saat itu, seperti kebanyakan manusia,...

Baca Selengkapnya →

#14 – Bahagiamu Tidak Harus Bersamaku

"Salah satu bentuk cinta yang paling dewasa adalah ketika kita tetap menginginkan kebahagiaan seseorang, meskipun kita tahu kebahagiaan itu tidak akan dibangun bersama kita." Ada masa ketika aku berpikir bahwa cinta selalu berjalan berdampingan dengan keinginan untuk memiliki. Bahwa jika...

Baca Selengkapnya →

#12 – Saat Air Mata Itu Akhirnya Jatuh

"Tidak semua air mata lahir dari kelemahan. Sebagian lahir ketika hati sudah terlalu lama berusaha kuat." Malam itu tidak berbeda dari malam-malam sebelumnya. Tidak ada kabar yang mengejutkan. Tidak ada peristiwa yang mengubah hidup. Tidak ada kata-kata yang melukai. Tidak...

Baca Selengkapnya →