Catatan Hardi..

Sepenggal Cerita dalam Sepertiga Akhir Kehidupan

Mengenal Diagram FishBone

Fishbone Diagram, atau yang juga dikenal sebagai Ishikawa Diagram, atau kami selalu menyebutnya sebagai diagram tulang ikan adalah salah satu alat yang sangat berguna dalam menganalisis masalah yang kompleks di dunia kerja. Dulu, Saya memiliki pengalaman saat bekerja di sebuah perusahaan otomotif yang terkemuka, setiap minggu rutin berdiskusi bersama tim kerja untuk memecahkan berbagai masalah menggunakan diagram ini, bahkan hingga pada level yang kompetitif dalam perlombaan di tempat kerja berupa kompetisi Quality Control Circle (QCC), yaitu berupa kompetisi perbaikan, peningkatan kualitas atau bahkan penghematan dalam sistem dan proses pekerjaan yang kami lakukan. Pengalaman ini telah mengajarkan saya banyak tentang efektivitas dan kemudahan yang ditawarkan oleh Fishbone Diagram. Continue reading

Trik Mudah Mengingat Sesuatu dengan Mind Map

Pernah tidak Anda merasa susah untuk mengingat hal-hal penting? Entah itu materi pembelajaran, ide-ide untuk proyek pekerjaan Anda, atau bahkan daftar belanjaan! Nah, jangan khawatir, ada satu trik yang bisa bikin semuanya lebih mudah diingat—yep, Mind Map! trik ini nggak cuma bikin Anda lebih cepat ingat, tapi juga lebih paham sama apa yang Anda pelajari. Continue reading

Dosa Jariyah Karena Sampah

Membuang sampah sembarangan di tempat yang tidak semestinya merupakan tindakan yang tidak hanya merugikan lingkungan, tetapi juga memicu konflik antarwarga. Contohnya, ketika seseorang membuang sampah di kebun milik orang lain, tindakan ini bisa membuat pemilik kebun merasa marah dan terganggu. Tidak hanya karena kebersihan yang tercemar, tetapi juga karena sampah tersebut dapat merusak tanaman dan mengurangi keindahan serta produktivitas kebun. Akibatnya, hubungan baik antarwarga menjadi tegang hanya karena perilaku yang seharusnya bisa dihindari. Continue reading

Lebaran yang kembali Normal

Lebaran tahun 2022 kali ini terasa beda, saya melihat sesuatu yang normal telah kembali. Lebaran yang identik dengan keramaian, kemacetan dan fenomena mudik kini telah datang, yang sebelumnya aktivitas seperti ini terhenti. Bisa dimaklumi, setelah 2 tahun negara kita terkungkung dengan repotnya pandemi covid 19 sehingga kegiatan masyarakat terkesan lumpuh, bukan hanya sektor ekonomi tetapi pendidikan, sosial, kegiatan peribadahan dan lain-lain juga terkena dampaknya

Ketika Pemerintah mengumumkan hari libur dan cuti masal menghadapi hari raya idul fitri tahun 1443 H ini, ditambah dengan dibolehkannya mudik, saya lihat masyarakat menyambutnya dengan semangat. Persyaratan vaksin bagi pemudik dan mereka yang bepergian di hadapi dengan antusiasme masyarakat mengikuti vaksin, antrian begitu mengular untuk mereka yang mendaftar dan akan melakukan vaksinasi.

Beberapa hari menjelang lebaran sudah terlihat geliat ramai dan bangkitnya alat transportasi, untuk moda transportasi kereta api sudah hampir penuh ketersediaan tempat duduk. Kemudahan dalam pemesanan tiket melalui aplikasi online membuat orang berebut, Andaikan bisa terlihat secara kasat mata tentu bisa kita lihat bagaimana ramainya manusia ini dalam memperjuangkan mendapatkan tiket.

Di dalam kereta sendiri sudah tidak ada lagi jaga jarak, bagaimana protokol kesehatan ini diterapkan sebagaimana sebelum-sebelumnya, Sehingga semua tempat duduk boleh terisi semua. memang untuk penggunaan masker masih diwajibkan bagi para penumpang. Bahkan kru dan petugas kereta juga membagikan masker gratis.

Hiruk pikuk dan keramaian di stasiun juga terasa saat saya juga berkesempatan pulang kampung. Stasiun Pasar Senen sekarang sudah terlihat tertib, jauh berbeda dibanding beberapa tahun lalu dimana saat itu kesemrawutan, calo tiket dan terkesan tidak profesionalnya manajemen terlihat sekali. Sekarang sudah beda, terlihat rapi, bagus, dan tertib.

Selain Kereta api, bus kota juga mengalami peningkatan jumlah penumpang yang sangat signifikan, bahkan 100 persen tempat duduk juga telah terisi. Ini saya buktikan ketika saya coba pertama memilih moda transportasi ini, beberapa biskota yang mempunya sistempemesaanan tiket via aplikasi online, sudah kehabisan tempat duduk menjelang beberapa hari H lebaran.

Sebagian besar yang lain, masyarakat mudik dengan menggunakan kendaraan pribadinya. Sehingga terlihat macet dimana-mana. Bahkan diperkirakan hamper 2 juta kendaraan keluar dari jakarta. Petugas pun harus memberakukan arus satu arah (one way) di jalur tolnya, demi mengurai kemacetan yang terjadi. Pembangunan infrastruktur, khususnya jalan yang demikian masif, sedikit banyak memang membantu kelancaran perjalanan mudik kali ini dibanding beberapa tahun sebelumnya.

Ketika perjalanan ke arah timur (jawa Tengah) cenderung macet normal, kejadian sebaliknya terjadi,yaitu arah Jakarta merak, sehingga horror kemacetan terjadi. Perjalanan yang mungkin ditempuh 2-3 jam bisa mencapai 12 jam. Akhirnya banyak penumpang yang tiket kapalnya menjadi hangus tidak terpakai, karena tidak keburu sampai pelabuhan.

Bahkan, kendaraan roda dua juga mewarnai ramainya mudik kali ini, mereka yang sudah tidak punya akses lagi ke tiket kendaraan umum, tiada mobil akhirnya memanfaatkan kendaraan roda dua ini,meskipun resikonya juga besar dan harus hati-hati. Lengah sedikit, bisa tersenggol kendaraan besar , bisa fatal akibatnya.

Begitulah, lebaran normal telah kembali datang, kemacetan telah kembali menyapa.

Enter Block content here...


Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Etiam pharetra, tellus sit amet congue vulputate, nisi erat iaculis nibh, vitae feugiat sapien ante eget mauris.